Thursday, 19 January 2012

Dimana letaknya ketakutan manusia terhadap Allah S.W.T.??


Assalaamualaikum warahmatullah...wabarakaatuh. Dalam entri kali ni aku nak sentuh sikit pasal si setan ni, walaupun menghasut manusia supaya meninggalkan segala yang disuruh Allah S.W.T. dalam masa yang sama dia juga takut akan kemurkaan Allah S.W.T.. Manusia pula?? Entahlahhh.. Semoga entri kali ni boleh mendorong anda berfikir dengan lebih waras.... Tazkirah buat semua.... 

Ada seorang manusia yang bertemu dengan setan di waktu subuh. Entah bagaimana awalnya, akhirnya mereka berdua sepakat mengikat tali persahabatan. Ketika waktu subuh berakhir dan orang itu tidak mengerjakan solat, maka setan pun sambil tersenyum bergumam, "Orang ini memang boleh menjadi sahabatku..!" Begitu juga ketika waktu Zuhur orang ini tidak mengerjakan solat, setan tersenyum lebar sambil berkata dalam hati, " Rupanya inilah bakal teman sejatiku di akhirat nanti..!" Ketika waktu ashar hampir habis tetapi temannya itu dilihatnya masih juga asyik dengan kegiatannya, setan mulai
terdiam...... Kemudian ketika datang waktunya mahgrib, temannya itu ternyata tidak shalat juga, maka setan nampak mulai gelisah, senyumnya sudah berubah menjadi kecut. Dari wajahnya nampak bahwa ia seolah-olah sedang mengingat-ngingat sesuatu. Dan akhirnya ketika dilihatnya sahabatnya itu tidak juga mengerjakan solat Isya', maka setan itu sangat panik. Ia rupanya tidak dapat menahan diri lagi, dihampirinya sahabatnya yang manusia itu sambil berkata dengan penuh ketakutan, "Wahai sahabat, aku terpaksa memutuskan persahabatan kita !" Dengan kehairanan manusia ini bertanya, "Kenapa engkau ingkar janji bukankah baru tadi pagi kita berjanji akan menjadi sahabat ?". "Aku takut !", jawab setan dengan suara gemetar. "Nenek moyangku saja yang dulu hanya sekali membantah pada perintah-Nya, iaitu ketika menolak disuruh sujud pada Adam, telah dilaknat-Nya; apalagi engkau yang hari ini saja ku saksikan telah lima kali membantah untuk bersujud pada-Nya (Sujud pada Allah). Tidak terbayangkan olehku bagaimana besarnya murka Allah kepadamu !", kata setan sambil beredar pergi. 

Renungan : Mana peginya sifat manusia yang bijak pandai? Sedangkan syaitan lebih mengetahui akan balasan nya sejak mula lagi di akhirat kelak, tetapi manusia mengetahui segalanya bahkan tertulis dalam kitab Al Quran akan balasan orang yang tidak menunaikan perintah Allah S.W.T sebagai ikhtibar dari kisah si Iblis laknatullah.. Manusia dicipta sebagai khalifah di muka bumi ini, adakah untuk mengejar kebendaan dan kehidupan di dunia? Sedarkah yang kita tidak kekal di dunia? Akhirat adalah tempat kita. Tinggalkanlah segala yang melalaikan dan kerjakan apa yang diperintahNya. Semoga kita mendapat keredhaan dariNya. Aminnnnn~

P/s : "Sebarkanlah ajaranku walau satu ayat pun" 

2 comments:

  1. Bagus ^_^ saya suka.
    Betul apa yang awak cakapkan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. thanks :)
      semoga menjadi ikhtibar buat kita semua...

      Delete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

You May Like These:

Comment for Facebook User

Nuffnang Ads